Tegel Modifikasi Community Bali

Diposting oleh My Blogger on 06.16 komentar (0)

Dinaungi  sosok modifikator papan atas Bali, kang Tegel  Irawan,  nama TMC (Tegel Modifikasi Community)  berkumandang kuat di ranah modifikasi pulau dewata. Betapa tidak, tak kurang dari 35 member setianya pada nyemplak motor modif multi aliran. Nggak sedikit diantaranya aktif ukir prestasi di ajang  kontes sehingga nama TMC pun tergolong cukup disegani.


”Resmi berkibar  pada 2010,  TMC berdiri dari ketidak-sengajaan anak-anak pecinta modif kawasan Ubud yang pada aktif ngumpul  nongkrong di bengkel air brush  ’n modifku, so mereka akhirnya  sepakat mendirikan komunitas modif dengan mengambil nama bengkel TMC,” kenang Tegel  yang punya  markas di Jl.Kangetan, Ubud Bali.

Meski terbilang  masih  seumur jagung,  nggak  sedikit prestasi yang sukses ditoreh pasukan modif berseragam putih merah ini. ”Udah sekitar  40-an  trophy udah kami koleksi, tentunya jadi bukti kalo eksistensi kami nggak  perlu diragukan lagi,” bangga AA Indra, sang presiden TMC.

Menilik aktifitas utama selain  ngontes, mereka aktif menggali ide bersama, berkutat dengan mur baut  serta cat ’n pernis  untuk melahirkan karya-karya modif fantastis. ”Hidup mati kami ada  di dunia  modif karena bagi kami modif adalah jalan untuk membuat hidup lebih hidup,” seru  Dewo Wisnu, sang wapres TMC.goes


KABINET TMC BALI
PRESIDEN : AA Indra, WAPRES  : Dewo Wisnu, BENDAHARA : Oscar, SEKRETARIS : Bolot, KORLAP : Tegel,  MABES : Jl.Kangetan, Ubud Bali, CP : Tegel  (081236317787) & Indra (087860474283)

Suzuki Spin '06 Semarang

Diposting oleh My Blogger on 06.14 komentar (0)

Konsep food and beverage ternyata nggak  selalu  di aplikasikan pada pemula modify, melainkan pada sosok funky pun kini mulai terjamah wabah tersebut. Sebagai contohnya sebongkah Suzi Spin milik Adi Susilo yang tak lain penjaga gawang workshop Putles Custom Ungaran. “Funkypun  juga bagus tuh di konsep ala makanan ringan,” ujarnya.

Baju si matik keluaran pabrik lambang S itu sebelumnya dikirim Cahaya Selaras Lestari  di Kedung  Cowek Surabaya untuk dilapisi krom warna  gold. Setelah kembali  ke tangannya lantas dipermanis dengan tempelan stiker ala snack Richeese Rolls. “Ini makanan kesukaan anakku” bilang bapak satu  anak  ini.


Sektor  kaki dipercantik dengan jalinan kaki cungkring  comotan pelek almunium merk DBS berselimutkan karet gundul  Swallow Drag Blaster. Dalam genggaman tromol orsinya  itu dipegang oleh double  disc depan dan single belakang variasi merk PSM berpenjepit kaliper Brembo.  Perangkat ajrutan  depan dipasok model up side down dan posisi belakang tetap mempercayakan suspensi bawaan pabrik.

Penutup keemasannya dipasang piranti aseso oil cooler,  indikator dan stabilizer yang disematkan pada bagian cover  tengah. “Istri dan anakku sekarang jadi suka naik motor ini” tutur pria yang menjuluki motornya golden  babe. | Wahyu


SPEK MODIF :
PELEK : DBS, BAN : Swallow Dragblaster, SOK DEPAN : Up side Down, CAKRAM : PSM, KALIPER : Brembo,   STABILIZER : Posh, OIL COOLER : Cool, TAKOMETER : Ride It, KROM : Cahaya Selaras Lestari,  Kedung  Cowek Surabaya, MODIFIKATOR : Putles Custom, Ds.Karangjati, Ungaran, Kab.Semarang

Ninja 150R ’03 Batu

Diposting oleh My Blogger on 06.05 komentar (0)

Seiring maraknya trend  modif street racing  yang harus diakui jika akarnya juga tumbuh  dari kota Malang dan Batu, makin berkembang jug wajah-wajah anyar pelaku  yang harus diakui punya talenta oke untuk siap meramaikan kancah modif anak  negeri. Salah satunya dalah  Iman Shofi’i, brusher dan modifikator Pe’e Modified Batu yang perdana pamer maskot Ninja street racing  full kerennya.


“Nih mascot murni aku garap dewe  baik modifnya maupun painting brushnya, buat uji nyali jajaki dunia  otokontes,” ujar warga  Bumi Aji Batu. Konsep street racing kental dirilisnya dengan pelucutan set  side body, shroud dan kedok lampunya hingga  batang framenya kentara jelas. Nggak heran jika akhirnya  doi lapis krom total batang rangka, swing arm dan fork setnya biar kelihatan full resik kinclong.

Settingan kaki-kaki juga dibikin nge-drag look dengan kombinasi pelek almu spoke berkaret ban gundul  ceking.  ”Mesti pake  cakram dobel  biar tetep  safety,” imbuh Pe’e yang juga melapis krom full set  stoping  systemnya. Mengimbangi kinclongnya, badan knalpot ikutan dipoles  dan dilapis pernis  tahan panas.

Aksi pamungkas dilakoni Pe’e dengan melabur ulang  pewarnaan bodi set minimalisnya. Kali ini warna  kombinasi biru gradasi kuning kompak  dilaburnya dengan disentuhi aksen estetik bertatto grafis yang makin atraktif dengan imbuhan sedikit sentuhan realis berwujud
gambar-gambar tengkorak 3D.

”Bangga  abis dinobatkan jadi Best Lokal Modificator Batu di ajang  otokontes perdanaku beberapa waktu lalu,” senyumnya puas. | tito/adt


SPEK  MODIF
KALIPER : Kitaco, MONOSOK : YSS, CAKRAM BLK : Nissin, VELG : DBS, BAN : Swallow Drag Blaster, KARBU : Keihin PW 26, PENGAPIAN : BRT, KNALPOT : Bungbon, FOOT REST : Nui Racing, STABILIZER : Tachobell, KROM : Abadi Klayatan  2 Malang,  TOTAL : Rp.5 jt, MODIFIKATOR & BRUSHER  : Pe’e Modified, Jl.Jeruk 73 Bumiaji-Batu,  by Dewe (081805559579)

Shogun 110 ’03 & 110 ’02 Mojokerto

Diposting oleh My Blogger on 06.01 komentar (0)

Di era awal tahun  2000-an bebek pabrikan Suzuki  ini menjadi  favorit kawula muda,  hingga berkat  performa mesin  garangnya sempat merajai  dunia  road race  hingga  drag bike. Kenangan itulah yang melandasi duet  kompak  Aris Saputra dan   Lutfi dari squad Simon Paint  Mojokerto untuk mendadani besutannya bergaya racing  abis.  | adt



SUZUKI SHOGUN 110 ’03 – ARIS MOMO

Oleh si do’i, sektor  tampang menjadi  proyek  ubahan terlebih dahulu.  Biar makin modern, kedok depan beserta spatbor depannya dipasang milik Suzuki  New Smash diimbuhi aksi fibertrend untuk membikin tampang headlamp makin nge-Jap.

Aksi coak kover bodi juga nggak  luput diikuti lewat aksi bor beberapa sudut  bodi trondolnya berikut kover rangka tengahnya yang makin aksi bergaya coak abis. “Stang stir juga nggak luput kubikin menjuntai abis khas  besutan karapan,” ungkap Aris sang owner  yang nggak  lain adalah adik kandung Simon sang modifikator.

Baru setelah itu aksi sang kakak untuk melabur cat ulang  seluruh kover bodi dan rangka manfaaatin cat danagloss menghasilkan warna  merah menantang diimbuhi grafis bergaya sporty.

Menyimak sektor  kaki dijamin bikin keder  mata  yang melihat,  nggak  hanya aplikasi part gaya balap  berupa pelek almu Conrad berbalut ban ceking Mizzle, aksi kreatif pemancang sokbreker belakang Ride It ini pun berlanjut  pada aksi coak bubut untuk mempergarang tampilan  sok depan, swing arm orsi serta tromol yang bergaya imut abis pada kaki depan serta tromol cantik bergaya kembang bikin mantap tampilan  buritan.

“Kilau krom juga melapisi  tangki serta beberapa part mesin,  pokoknya tiap detail wajib tampil nakal,” tutup airbrusher muda  super kreatif yang juga melabur jeruji silangnya bergaya rainbow. adt


SPEK  MODIF
PELEK: Conrad 140/17  – 160/17, BAN: Mizzle 50/90/17 – 50/90/17, SHOCK: Orsi Custom – Ride It, TROMOL: Custom bubut,  STABILIZER: Laytona,  KNALPOT: Custom, MODIFIKATOR/PAINTER: Simon Paint,  Jln Raya  Kembangsri Ngoro Mojokerto by Simon (087856516865)

Yamaha Mio ‘08 Pandaan

Diposting oleh My Blogger on 20.26 komentar (0)

Doyan balap liar membuat ambisi Alfian harus dikubur dalam-dalam sebab ortunya gak merestui putranya terjun di balap liar. Akibatnya tampilan Mio yang terondol tak terurus akibat kucuran dana macet.

Biar aliran dana lancar maka pelajar SMA swasta di kota Pandaan ini mengubah konsep modifikasi. ”Sebelumnya kuberi paduan modifikasi Otre supaya dapat restu orang tua,” ungkap lajang yang bermukim di Perum Asabri, Pandaan.



Bodi yang sudah terlanjur trondol dipercantik dengan konsep brush grafis. Di tangan kreator MBX Puskesmot, rangka dan bodi Mio lansiran 2008 diampelas yang selanjutnya dicat epoxy Titanlux dan dilabur cat dan pernis produk Pentagloss agar hasil brushnya maksimal.

”Butuh waktu seminggu buat ngecatnya karena terkendala cuaca,” ungkap Rizky punggawa MBX Puskesmot. Sistem kemudi dikreatifi model racing dengan setang ditekuk rada kedalam lalu dibungkus kedok depan model sipit.

”Biar tampilannya nampak khas racing,” imbuhnya. Kaki-kaki nampak kurus dan jangkung setelah pelek depan belakang mengusung almu TDR U Shape yang dibalut ban Mizzle 215-17.” Gak banyak perubahan disektor kaki-kakinya sebab aku meminimalkan budget biaya,” bisik Alfian. | cand


SPEK MODIF
PELEK : TDR Usape, BAN : Mizzle, KNALPOT : Yoshimura, CAT : Pentagloss, VERNIS : Pentagloss, MODIFIKATOR : MBX Puskesmot, Kalitengah Baru, Pandaan. 085855866988

Yamaha Jupiter Z 08 Pandaan

Diposting oleh My Blogger on 05.15 komentar (0)

Awalnya Handaro lebih mengacu pada konsep modifikasi daily use. Namun  trend  racing  look yang booming  di kalangan hypercrea kota Pandaan membuat dirinya mengikuti arus  trend modifikasi itu.

”Ini juga berkat  paduan Otre,” jelas pria yang berprofesi sebagai karyawan salon ini.